Materi Genre Sistem Reproduksi

Gambar
  SALAM GENRE KECAMATAN TENGAH ILIR KABUPATEN TEBO Bagi yang ingin mendownload silahkan menuju link: DOWNLOAD

rangkuman materi bahasa indonesia SMP kelas 7 s.d 9 LENGKAP

 



BAB I

RINGKASAN BAHASA INDONESIA

 

1.      Menulis surat dinas

Jenis-jenis surat sudah dipelajari. Contoh dan cara membuatnya

è Menulis surat pribadi tidak sama dengan surat dinas

·         Surat pribadi boleh menggunakan bahasa tidak baku/bahasa sehari-hari.(sedangkan)

è Menulis surat dinas atau surat resmi

·         Surat dinas/resmi harus menggunakan bahasa baku, mengikuti format,dan menggunakan kaidah penulisan yang berlaku.

è Jenis-jenis surat dinas

1)      Surat panggilan kerja

2)      Surat perintah perjalanan dinas

3)      Surat perjanjian kerja

è Struktur surat dinas

§  Kepala surat (kop surat)

§  Tanggal surat

§  Nomor surat

§  Lampiran

§  Perihal atau hal

§  Alamat

§  Salam pembuka

§  Isi surat

§  Salam penutup

§  Nama

§  Tembusan

§  Inisial

è Ciri bahasa surat dinas

a)      Pilihan kata sapaan bersifat normal

b)      Bahasa ragam baku

 

Contoh 

 


ORGANISASI SISWA MITRA SEKOLAH (OSIS)

SMP BUNGA MEKAR

Jl. Raya abdul muiz No.37 Bogor

 

 

Yth.



Kepala sekolah

Melalui ketua osis

Di

SMP karya bakti bogor

 


Dengan hormat,


Dalam rangka memperingati hari koperasi (12 juli) kami OSIS SMP Bunga Mekar bermaksud

Mengadakan “Bazar buku dan belanja murah”. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada :

Hari/ Tanggal  : jumat-minggu 8-10 juli 2005

Pukul      : 09:00 s.d 16:00 wib

Tempat   : 1) lapangan basket SMP Bunga Mekar (belanja murah)

                 2) aula SMP Bunga Mekar (bajar buku)



Untuk memeriahkan acara tersebut, kami mengharapkan partisipasi sekolah anda untuk

Menjadi peserta “Bazar buku dan belanja murah”. Jika berminat, anda dapat menghubungi anggota (0851-220475).



Demikian surat ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerja samanya kami ucapkan terimakasih.

 

 

                                                                                                                        Hormat kami,

Pembina OSIS                                                                                                Ketua OSIS

SMP Bunga Mekar                                                                                         SMP Bunga Mekar

 

 

(Drs. Denny Irawan)                                                                                       (Banya Biru)

BAB 11

SURAT PRIBADI

 

Surat pribadi adalah surat yang dibuat untuk keperluan pribadi atau personal yang ditunjukan kepada pihak lain, baik kepada seorang maupun organisasi perusahaan.

v  Jenis-jenis surat pribadi

·         Surat pribadi kekeluargaan

·         Surat pribadi setengah resmi

v  Struktur surat pribadi

·         Alamat dan tanggal penulisan

·         Salam pembuka

·         Paragraph pembuka

·         Paragraph isi

·         Paragraph penutup


BAB II

DIALOG INTERAKTIF

 

      Dialog interktif lebih sering di jumpai pada acara berita pagi atau talk show. Contohnya :      seperti program tv kick andy dan mata najwa, dialog interaktif di televise biasanya terjadi ketika ada topik yang sedang hangat yang sering diperbincangkan.

      Pengertian dialog interaktif merupakan kegiatan berbicara/pun. Berbincang-bincang terarah dengan maksud dan tujuan tertentu yang dilakukan oleh 2 orang atau lebih.

Hal yang harus diperhatikan ketika menyimak dialog interaktif :

1). Tema dialog                                   3). Pendapat narasumber

2). Nara sumber                                   4). Kesimpulan dialog

 

Tema atau ide/gagasan pokok yang memiliki ruang lingkup/makna yang luas. Judul adalah pecahan dari suatu tema yang memiliki satu tujuan/makna/satu gambaran.

                                                                         BAB III

ASPEK MENULIS

(mengungkapan inforrnasi dalam bentuk iklan baris,presensi dan karangan).

 

A.    Iklan baris

Iklan ialah tulisan yang biasanya di muat dalam bentuk surat kabar, majalah yang berisi pemberitahuan kepada hak layak ramai tentang suatu barang yang akan dijual.

Iklan yang paling ringkas adalah iklan baris yaitu iklan yang hanya terdiri dari beberapa baris saja dengan bahasa yang singkat-singkat.

Contoh :

Data iklan

LS 749 m2 = luas meter 749 meter persegi

RMH. B.TINGKAT = rumah bertingkat

HRG 80 JT = harga 80 juta

LT.KRMK = lantai keramik

 

Dijual RMH. Di jl. Centex, ciracas RT 09/10 No. 77 jak-tim. LS 749 m2, RMH B.TINGKAT. LT KRMK harga 80 jt nego hub. 087788991010-Pk is

 

B.     Mengarang

Mengarang adalah karya tulis hasil dari kegiatan seseorang untuk mengungkapan gagasan dan menyampaikannya buku tulis kepada pembaca untuk dipahami.

³ Ciri-ciri karangan :

1)      Jelas dan mudah dipahami pembaca

2)      Memiliki kesatuan yang baik

3)      Memiliki organisasi yang baik

4)      Efesien atau ekonomis

5)      Menggukan bahasa yang muah diterima dan dipahami pembaca

³ Unsur-unsur karangan

1)      Gagasan/ide

2)      Tuturan

3)      Tatanan

4)      Wahana

 

Jenis-jenis karangan berdasarkan sifatnya

a)      Karangan fiksi

Karangan fiksi adalah karangan dituliskan berdasarkan sisi imajinatip pengarang.

b)      Karangan non fiksi

Karangan non fiksi yaitu karangan yang ditulis berdasarkan fakta/kejadian yang bener-bener terjadi.

 

Jenis karangan berdasarkan bentuk dan tujuannya :

a)      Karangan deskripsi

b)      Karangan narasi

c)      Karangan eksposisi

d)     Karangan argumentasi

e)      Karangan persuasi

 

1)     
Karangan mengungkapkan gagasan melalui buku tulis

2)     
Kesatuan yang baik sikap paragraph keterkaitan dan logis

3)      Memiliki organisasi yang baik

 

Kerangka karangan/alur maju


pendahuluan  tokoh inti konfik penyelesaian konflik  penutup

Artikel : sebuah karya ilmiah

Karya ilmiah : non fiksi

Diskrisi : gambaran

Narasi : yang menggambarkan peristiawa

Eksposisi : karangan yang memberikan penjelasan tantang pengetahuan informasi secara lebih jelas dan lebih rinci

Argument : adalah suatu pendapat yang bisa membuktikan kebenaran

Persuasi : adalah karangan yang bertujuan untuk mempengaruhi pembaca

 

Contoh non fiksi :

Menurut tartono, ia mengemukakan bahwa jenis-jenis artikel yaitu dibedakan berdasar siapa yang menulis dan apa isi dari artikel serta apa fungsinya berdasarkan penulisannya, artikel dibedakan menjadi 3 yaitu :

1)      Artikel prediktif

Artikel prediktif adalah suatu artikel yang didalamnya mengemukakan tentang masalah pada zaman sekarng dan akan memprediksi kejadian yang akan tiba.

2)      Artikel deskriktif

Artikel deskriktif adalah suatu artikel tentang pembahasan sebuah masalah yang terjadi atau pemberitahuan kepada pembaca

3)      Artikel eksplanatik

Artikel eksplanatik (penjelesan) adalah suatu artikel yang didalamnya mengkaji, memaparkan atau menjabarkan tentang suatu masalah yang ada.

 

BAB IV

(Aspek Membaca) Membaca Intensif Buku Pengetahuan Umum Atau Hasil Penemuan Dengan SQ 3R

 

Setelah mempelajari Subbab ini kalian mampu :

1.      Menetapkan langkah survey buku (langkah pertama : survey)

2.      Mengembangkan pertangaan pemandu (langkah kedua question)

3.      Membaca dengan teliti (langkah ketiga read)

4.      Mengendapkan apa yang dibaca (langkah keempat recite)

5.      Melihat ulang bagian yang belum dipahami (langkah kelima review)

Lima langkah membaca dengan metode SQ 3R harus dilaksanakan secara berurutan. Lima langkah tersebut adalah seebagai berikut :

(S) survey (mengamati)

      Langkah dilakukan untuk mengamati isi teks secara umum, yaitu melalui daftar isi. Jika membaca artikel, lakuakanlah dengan melakukan survey pada judul, subjudul, kalimat topic dan simpulan.

(Q) Question (bertanya)

       Langkah kedua, dilakukan dengan mengembangkan sejumlah pertanyaan berdasarkan hasil survey tujuannya untuk mengali informasi yang dibutuhkan dari teks bacaan.

(R) Read (membaca)

      Lanngkah ketiga adalah membaca teks untuk menjawab sejumlah pertanyaan yang telah dikembangkan sebelum setiap pertanyaan harus ditemukan jawabannya.

 (R) Reute (mengendapkan)

      Saat membaca teks untuk menjawab pertanyaan, berhentilah sejenak, renungkan sejenak apakah informasi yang dikumpulkan sudah tepat dan cukup untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tadi. Jika sudah cukup, teruskan membaca, dan jika belum bacalah lagi secara teliti.

(R) Review (melihat ulang)

       Jika seluruh pertanyaan sudah tejawab lihat atau teliti kembali secara umum apakah seluruh informasi yang dibutuhkan sudah terjawab.


BAB V

MEMBACA INTENSIF GRAFIK DAN TABEL

 

1.      Menarasikan grafik dan tabel

Tabel adalah daftar nama atau bilangan yang diatur dengan tersusun berisi ikhtisar sejumlah fakta atau informasi yang biasanya berupa nama dan bilangan tersusun secara berbatas sehingga mudah dipelajari.

Grafik, penyajian dengan garis mengenai turun naik/perbandingan suatu keadaan.

 


BAB VI

SYA’IR

 

Sya’ir adalah puisi lama atau salah satu puisi lama berawalan dari Persia, masuk ke Indonesia berbarengan dengan masuknya islam ke nusantara.

v  Ciri-ciri sya’ir

a.       Setiap bait terdiri dari 4 baris

b.      Setiap bait terdiri dari atas 8-14 suku kata

c.       Bersaja AAAA

d.      Semua baris adalah isi

v  Sya’ir memiliki beberapa irama

a.       Sya’ir irama selendang delima

b.      Sya’ir irama siti zubaidah

c.       Sya’ir irama siti zawlah

d.      Sya’ir irama dandang setia

                                                                            BAB VII

CERPEN

                           Cerpen merupakan salah satu jenis karya sastra yang memaparkan kisah-kisah atau cerita mengenai manusia beserta seluk beluknya lewat tulisan pendek dan singkat juga prasa naratif fiktif. Cerpen cenderung singkat, padat dan langsung pada tujuannya, pada suatu tokoh saja cerita pendek biasanya mempunyai kata yang kurang dari 10.000 kata atau kurang dari 10 halaman saja.

Ø  Struktur cerpen

1.     
ABSTAK                            jalan cerita

2.     
ORIENTASI                       suatu suasa

3.     
KONFLIKASI                    urutan kejadian

4.     
EVALUASI                         hikmah

5.     
RESOLUSI                         menuju penyelesaian

6.     
KODA                                 memperjelas masalah tokoh

Ø  Ciri-ciri cerpen

1)      Jalan ceritanya lebih pendek dari novel

2)      Cerpen memiliki jumlah kata yang tidak lebih dari 10.000  kata

3)      Cerpen biasanya tentang kehidupan sehari-hari

4)      Tidak menggambarkan semua kisah para tokohnya

5)      Tokoh dalam cerpen digambar mengalami masalah atau suatu konflik hingga tahap penyelesaian.

6)      Pemakaian kata yang sederhana serta ekonomis

7)      Kisah yang ditinggalkan dalam cerpen sangan dalam

8)      Biasanya hanya satu kejadian saja diceritakan

9)      Memiliki alur cerita tunggal

10)  Penokohan pada cerpen sangat sederhana.

                                                                 BAB VIII

ASPEK BERBICARA (Kritikan Dan Pujian Atas Karya Seni)

 Perhatikan contoh kritikan yang disampaikan langsung kepada orang yang akan di kritik berikut ini !

 “Bung har, setelah saya mengamati lukisan-lukisan anda pada pameran di balai rakyat kemarin, ada satu lukisan yang terlihat kurang bagus, yaitu lukisan “pemandangan pantai cerita”. Menurut saya, jika anda menggunakan cat minyak tentu lukisan itu akan lebih hidup dan lebih terasa keindahannya. Saya amat menyayangkan itu karena sebenarnya sudut pandang anda tentang pantai cerita sangat berbeda dengan pelukis lainnya”

 Perhatikan contoh pujian berikut ini !

 “Bung har, saya ingin sekali memiliki lukisan anda yang berjudul “kasih ibu” saya  melihat kemarin dibalai rakyat. Saya benar-benar tersentuh melihat lukisan itu saya benar-benar merasakan coretan wajah pada ibu tua dalam lingkungan itu memperaktikan sebuah perjuangan hidup yang bera. Saya lebih senang lukisan tersebut, dari pada lukisan lainnya”.

 

     Menggabungkan kata tunggal penggadaian perbandingan dan kalimat yang menunjukkan sebab akibat.

1)      Kalimat penggadalian

                Laporan atau ulasan tentang suatu kegiatan dibuat berdasarkan fakta atau data yang berhubungan dengan berbagai kegiatan yang telah berlangsung. Jika kita menyusul laporan atau ulasan jenis ini, kita harus mengamati kegiatan itu sejak awal hingga akhir. Dengan kemudian kita dapat menyusu n laporan secara lengkap dan terima jika bahan laporan sudah terkumpul dan terseleksi kita harus memperhatikan sistematika laporan .

Dalam wancana diatas terdapat kalimat yang berbunyi “jika kita menyusun laporan atau ulasan jenis ini, kita harus mengamati kegiatan itu sejak awal hingga akhir”.

 

Sebenarnya kalimat tersebut terdiri dari 2 kalimat tunggal yang digabungkan.:

ü  Kita menyusun laporan atau ulasan jenis ini

ü  Kita harus mengamati kegiatan itu sejak awal hingga akhir.

Apabila kedua  kalimat itu tidak digabungkan akan menjadi :

·         Jika kita menyusun laporan ulasan jenis ini kita harus mengamati kegiatan itu sejak awal hingga akhir.

Kalimat tersebut penggadalikan. Hubungan penggadalian ditandai dengan kata penghubung “jika, jikalau, bila dan apabila”.

 

2)      Kaliamat perbandingan

Pada pujian diatas terdapat contoh kalimat berbandingan berikaf ini :

“saya lebih senang dengan lukisan tersebut dari pada lukisan anda lainnya”

Agar lebih jelas perhatikan contoh penggabungan kalimat dibawah ini !

                             i.            a. saya akan membeli baju

b. baju itu milik kakak saya

c. saya akan membeli baju seperti baju milik kakak saya

                           ii.            a. adik senang belajar

b. adik tidak senang bermain

c. adik senang belajar dari pada bermain-main.

Penggabungan kalimat-kalimat diatas menggunakan kata penghubung seperti dan daripada.

Selain kata seperti dan daripada untuk menggabungkan kalimat yang menyatakan perbandingan kalian dapat menggunakan kata penghubung “bagaikan, laksanakan, bagai, sebagaimana, dan alih-alih”

 

3)      kalimat yang menyatakan sebab akibat

                berikut ini adalah contoh penggunaan kalimat yang menyatakan sebab akibat pada kritikan diatas.

“saya amat menyayangkan itu karena sebenarnya sudut pandang anda tentang pantai cerita sangat berbeda dengan pelukis lainnya”

                                                                         BAB IX

MENGUNGKAPAN KEMBALI PUISI DALAM BENTUK MUSIKALISASI PUISI

 

1.      secara sederhana, musikalisasi berkaitan dengan nada, tempo, jeda, dan irama dalam menyalurkan sesuatu

2.      larik-larik puisi dikemas menjadi bersifat musik, ada turun dan naik, ada kecepatan ada perhentian sementara (kesenyapan) dan ada lagu notasinya.

3.      Secara praktis diawali dengan menentukan jumlah suku kata tiap baris puisi kemudian membentuknya secara bebas.

4.      Menentukan suasana puisi

5.      Menghubungkan suasana puisi dengan irama musikalisasi puisi

6.      Menyanyikan puisi yang sudah dimusikalisasi dengan berpendoman pada kesesuaian isi puisi dan suasana irama yang dibangun.

                                                                             BAB X

ULASAN BIOGRAFI

 

Adalah suatu tulisan yang menjelasakan tentang kisah dan keterangan mengenai kehidupan seseorang atau riwayat hidup seseorang.

Struktur biografi :

Secara umum, struktur teks biografi terdiri dari 3 bagian yaitu :

·         Orientasi

·         Peristiwa dan masalah

·         Reorientasi

 

BAB XII

PARAGRAF DAN IDE POKOK

 

Ø  Paragraph adalah kumpulan kalimat yang biasanya mempunyai satu ide pokok dan cara penulisan sedikit menjarak kebagian dalam atau menggunakan garis baru.

Ø  Ide pokok adalah ide/gagasan yang memadai pokok pengembangan paragraph. Ide pokok ini terdapat kalimat utama, nama ide pokok adalah gagasan utama, gagasan pokok.

v  Ciri-ciri ide pokok

1)      Memiliki kalimat pendukung (kalimat pengembang) atau penjelasan.

2)      Ada yang mendukung, baik itu penjelasan atau alasan yang menguatkannya

3)      Inti dari sebuah paragraph atau pusat pembahasan

 

 

BAB XIII

UNSUR INSTRINSIK DAN EKSTRINSIK

 

Ø  Unsur instrinsik adalah unsur-unsur yang ada dalam batang tubuh suatu karya sastra.

Tanpa adanya unsur instrinsik, suatu karya sastra tidak akan terbentuk secara baik. Dengan kata lain, unsur instrinsik merupakan pondasi dasar dari karya sastra.

Ø  Unsur ekstrinsik adalah unsur-unsur atau karya sastra yang mempengaruhi kelahiran dan keberadaan suatu karya sastra dan mempermudah memehami karya sastra tersebut.

 

 

BAB XIV

RINGKASAN

 

Ringkasan adalah pengajian karangan atau peristiwa yang panjang dalam bentuk yang singkat dan efektif. Ringkasan adalah sari karangan tanpa hiasan, ringkasan itu dapat merupakan ringkasan sebuah buku, bab ataupun artikel.

 

 

BAB XV

TEKS PROSEDUR

 

Adalah teks yang berisi cara, tujuan untuk membuat atau melakukan suatu hal dengan langkah demi langkah yang tepat secara berurutan xehingga menghasilkan yang diinginkan.

 

 

BAB XVI

TEKS PENGUMUMAN

 

Ialah berupa pesan yang ditunjukkan kepada warga masyarakat luas atau pada masyarakat umum.

*      Pokok pengumuman

1)      Tujuan pengumuman

2)      Isi pengumuman

3)      Sasaran pengumuman

4)      Media pengumuman

5)      Bahasa pengumuman

6)      Bentuk pengumuman

 

 

 

BAB XVII

MAJAS DALAM PUISI

 

Majas adalah kata bahasa yang digunakan penulis untuk menyampaikan sebuah pesan secara imejinatif dan kias.

Ø  Macam-macam majas

Ø  Majas perbandingan

a.       Personifikasi

b.      Metafora

c.       Absosiasi

d.      Hiperbola

e.       Eufemisme

f.       Metonimia

g.      Simile

h.      Alegori

i.        Sinekdok

j.        Simbolok

Ø  Majas pertentangan

a.       Litotes

b.      Paradox

c.       Antithesis

d.      Kontradiksi interninis

 

 

 

BAB XVIII

TEKS BERITA

 

 

Adalah teks yang berisi tentang segera peristiwa yang terjadi  didunia yang disebarkan melalui media seperti radio, televise, internet, situs web, maupun media lainnya.

 

 

 

BAB XIX

LAPORAN DAN PROPOSAL

 

ü  Laporan memiliki peranan yang penting pada suatu organisasi karena dalam suatu organisasi dimana hubungan  antara atasan dan bawahan.

ü  Proposal adalah rencana kerja yang disusun secara sitematis dan terinci untuk suatu kegiatan yang bersifat formal.

 

BAB XX

SLOGAN

 

 

Adalah kalimat atau kata-kata yang relatif pendek yang umumnya menarik, mencolok dan mudah untuk diingat yang digunakan untuk memberitahukan atau menyampaikan suatu informasi.

     Macam-macam slogan

1.      Slogan pendidikan

2.      Slogan kesehatan

3.      Slogan lingkungan

4.      Slogan produk atau iklan

 

 

BAB XXI

RESENSI BUKU

 

Resensi buku adalah suatu penilaian terhadap sebuah karya, karya yang dimaksud disini bias berupa buku dan karya seni film dan drama.

     Unsur-unsur resensi

a.       Judul

b.      Menyusun data buku

c.       Isi resensi buku

d.      Penutup resensi buku

 

BAB XXII

EYD (Ejaan Yang Disempurnakan)

 

Eyd adalah tata bahasa dalam bahasa Indonesia dalam tulisan, mulai dari pemakaian dan penulisan huruf kapital dan huruf miring serta penulisan unsur terapan.

Contoh :  Disekolah

                Disuatu hari

 

BAB XXIII

MEMBACA LABEL

 

Membaca label adalah daftar buku berisi ikhtisar dari sejumlah fakta dan informasi

 

BAB XXIV

PANTUN

 

Pantun merupakan salah satu jenis puisi lama yang terkenal sampai sekarang tiap barisnya terdiri dari 4 bait, baru serta memiliki sampiran dan isi.

Pantun berdasarkan   

 

Ø  Jenis-jenis pantun

-          Pantun jenaka

-          Pantun nasihat

-          Pantun balasan

-          Dan banyak lagi

 

BAB XXV

CINTA ALAM

 

 

³ kopetensi dasar

ü  mengumpulkan pesan pidato atau ceramah atau khotbah yang didengar

ü  berpidato atau berceramah atau berkhotbah dengan intonasi yang tepat dan artikulasi serta volume suara yang jelas.

ü  Menemukan gagasan dari beberapa artikel dan buku melalui  kegiatan membaca eksterinsif.

ü  Menulis karya ilmiah sederhana dengan menggunakan berbagai sumber.

³ Indikator pencapaian kompetensi

ü  Mampu menyimpulkan pesan pidato atau ceramah atau khotbah

ü  Mampu berpidato/berceramah/berkhotbah dengan intonasi yang tepat dan artikulasi serta volume yang jelas

ü  Mampu menemukan gagasan utama dari artikel atau buku

ü  Mampu menulis karya tulis sederhana dengan menggunakan berbagai sumber

³ Materi pembelajaran

ü  Mendengarkan untuk menyimpulkan pesan pidato

ü  Berpidato dengan intonasi, artikulasi, dan volume yang jelas

ü  Membaca intensif untuk menemukan gagasan utama artikel

ü  Menulis karya ilmiah sederhana

ü  Kalimat majemuk setara

ü  Kata-kata berhomonim dalam kalimat

h  Mendengarkan untuk menyimpulkan pesan pidato

h  Berpidato dengan intonasi, artikulasi, dan volume yang jelas

h  Membaca eksfensif untuk menemukan gagasan utama artikel

h  Menulis karya ilmiah sederhana

h  Kalimat majemuk setara

h  Kata-kata berhamoni dalam kalimat

 

A.    Mendengarkan untuk menyimpulkan pesan pidato

                     Pidato adalah salah satu bentuk komunikasi yang dilakukan untuk menyampaikan berbagai informasi kepada khalayak ramah pidato dapat dilakukan dalam berbagai konteks keperluan, misalnya : pidato kenegaraan, pidato politik, ceramah ilmiah, ceramah keagamaan, dan lain sebagainya. Karena pidato dan ceramah sifatnya sekali ucapan maka dapat memahami isi pidato tersebut.

1.      Menemukan hal-hal pokok dalam pidato

Hal-hal penting yang harus diperhatikan dalam sebuah pidato antara lain :

a.      Topik pidato

b.     Permasalahan yang diuraikan dalam pidato

c.      Sebab-sebab  timbulnya permasalahan dan

d.     Solusi yang diberikan pembicara

2.      Menyimpulkan pesan pidato

Untuk itu apabila menddengarkan pidato, kamu harus mampu menyimpulkan isi pesan tergandung dalam pidato.

Pesan itu ada yang dinyatakan secara langsung misalnya dalam bentuk ajakan, imbauan. Sebaiknya, pesan yang tak langsung umumnya  tersirat dalam  setiap pertanyaan.

 

B.     Berpidato dengan intonasi, artikulasi, dan volume yang jelas

                     Pidato berupa mengungkapkan pikiran dalam bentuk kata-kata yang ditunjukan kepada orang banyak. Kegiatan berpidato merupakan klimaks dari kegiatan mengumpulkan data. Penyusunan organisasi karangan, pemahaman pendengar atau didies, pilihan kata dan gaya bahasa, serta mengungkapkan secara lisan.

1.      Metode berpidato

Ada 4 teknik berpidato yang harus kamu ketahui, yaitu bebagai berikut :

a.      Metode impromptu atau metode serta merta, dalam metode pembicara secara spontan menyampaikan pidatonya.

b.     Metode menghafal, dalam metode ini, sebelum berpidato, pembicara merencanakan menghafalkan bahan yang akan direncanakan.

c.      Metode naskah dalam metode ini pembicara berbicara kalau seperti ada batas antara pembicara dan pendengar. Selain itu, mata pembicara tertuju pada naskah dan tidak melihat narasumber.

d.      Metode ekstemporan dalam metode ini pembicara tidak harus membaca/menghafal naskah. Sebelum berbicara, pembicara menyusun topic pembicaraan dan disusun dengan cara membuat kerangka yang sangat terperinci.

2.      Systematika atau kerangka

         Secara garis besar, sitematika atau kerangka pidato dibagi dalam 3 bagian, yaitu pendahulu, isi dan penutup bagian pendahuluan berisi dalam pembuku, salam penghormatan, ajakan syukur, dan pengantar materi yang disesuaikan dengan tema dan judul pidato bagian penutup berisi rangkuman, seruan, atau penegasan isi kembali pidato.

3.      Cara berpidato yang menarik

         Berpidato adalah salah satu bentuk kemampuan berbahasa lisan, agar penampilan berpidato baik, perlu memperhatikan intonasi, artikulasi, dan volume suara.

 

C.     Mendengar pidato untuk memberikan komentar

                     Pada pelajaran sebelumnya, kamu berlatih mengumpulkan isi pidato, sedangkan pada pelajaran ini, kamu akan mengomentari isi pidato.Pada pidato, ceramah, atau khotbah sering dilakukan pada beberapa kegiatan baik disekolah maupun dilingkungan masyarakat. Pidato biasanya dilaksanakan dalam situasi formal/resmi. Ceramah diselenggaran dalam acara resmi dapat juga semi resmi baik yang berhubung dengan acara keagamaan maupun acara umum lainnya. Sedangkan khotbah dilaksanakan dalam acara keagamaan dengan mengikuti tata cara tertentu.

                     Setelah pidato selesai biasanyaa para pendengar pidato pun berkomentar, aneka ragam komentar mereka, ada yang mengomentari isi pidato, ada yang mengomentari isu menarik yang diungkap dalam pidato tetapi ada pula yang mengomentari panjangnya pidato dan cara pembacaannya. Ketika semua pidato disampaikan, maka akan  melahirkan berbagi komentar. Ketika seseorang mendengarkan pidato kemudian memberikan komentar, diharapkan komentar-komentar yang disampaikan merupakan penilaian terhadap pidato yang beru saja disampaikan baik itu mengenai pidato maupun penampilan pidatonya.

Untuk dapat memberikan komentar yang baik, maka kita sebaiknya melakukan hal-hal berikut :

1)      Mendengarkan dengan penuh perhatian

2)      Menilai dengan objektif

3)      Memberikan komentar dengan bahasa yang menarik dan komunikatif

 

D.    Menulis teks pidato

Langkah-langkah menulis pidato

1.      Menentukan tujuan pidato

2.      Menganalisis pendengar

3.      Menyusun kerangka pidato

a.Salam pembuka

b.      Pendahulu

c.Isi pokok

d.      Simpulan

e.Harapan

f.    Penutup

4.      Kembangkan kerangka tersebut menjadi naskah yang lengkap

 

Postingan populer dari blog ini

Bab 3 Keunggulan dan Keterbatasan Antarruang Serta pengaruhnya terhadap kegitan Ekonomi, Sosial dan Budaya di Indonesia dan ASEAN