Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2020

Bab 4 Masyarakat Indonesia pada Masa Penjajahan Sampai Tumbuhnya Semangat Kebangsaan

Gambar
MASYARAKAT INDONESIA PADA MASA PENJAJAHAN SAMPAI TUMBUHNYA SEMANGAT KEBANGSAAN A. Kedatangan Bangsa Barat KeIndonesia 1. Masa Kolonialisme dan imperealisme adalah masa bangsa Eropa ingin menguasai Indonesia Daya tarik Bangsa Barat ke Indonesia: a. Daya tarik Kondisi alam banyakny rempah-rempah b. Motivasi 3G adalah perjalanan samudra (Gold= Emas, Glory= Kejayaan Bangsa, Gospel= Menyebarkan agama nasrani kristen di Asia) c. Revolusi Industriadalah Perubahan kegiatan produksi barang dari tenaga manusia ke mesin B. Kondisi Masyarakat Indonesia pada Masa Penjajahan    karena pengaruh Monopoli Perdagangan VOC, maka pemerintahan dan perdagangan dikuasai VOC. 1. Kedatangan bangsa portugis dimaluku pada tahun 1511 di pimpin oleh Alfonso d'AlbuQuerque 2. Ekspedisi bangsa inggris datang ke indonesia dan membuat persatuan dagang yang diberi nama EIC 3. Kedatangan bangsa belanda di jaya karta (jakarta), VOC datang dipelabuhan Banten dipimpin oleh Armada Dehoutman pada tahun 1596 4. Gubernur Je

Bab 3 Keunggulan dan Keterbatasan Antarruang Serta pengaruhnya terhadap kegitan Ekonomi, Sosial dan Budaya di Indonesia dan ASEAN

Gambar
KEUNGGULAN DAN KETERBATASAN ANTAR RUANG SERTA PENGARUHNYA TERHADAP  KEGIATAN EKONOMI, SOSIAL DAN BUDAYA DI INDONESIA DAN ASEAN rangkuman singkat: 1. kebutuhan dan permintaan yang berbeda dapat terjadi antarruang yang berbeda seperti antar wilayah. 2. produk pertanian dibutuhkan masyarakat perkotaan dan menjadi permintaan wilayah perkotaan 3. ruang atau lokasi wilayah berpengaruh pada kemampuan suatu wilayah menghasilkan produk. 4. pelaku individu atau lembaga yang terlibat dalam kegiatan ekonomi. 5. Rumah tangga adalah suatu unit terkecil dalam masyarakat 6. rumah tangga produsen adalah badan usaha dalam perekonomian 7. peran utama pemerintah adalah pengatur kegiatan ekonomi agar berjalan dengan baik. 8. perdagangan antar daerah adalah perdagangan yang diselenggarakan antar tempat atau wilayah dalam suatu negara 9. potensi maritim di indonesia adalah suatu cara untuk mendorong pertumbuhan ekonomi 10. Redistribusi adalah sistem perindustrian kembali pendapatan dari masyarakat kaya kemas

Bab 2 Pengaruh Interaksi Sosisal Terhadap Kehidupan Sosial dan Kebangsaan

Gambar
                                                                  SEMANGAT BELAJAR  A. Mobilitas Sosial Mobilitas Sosial ( Social Mobility ) Menurut Paul B. Horton adalah gerak perpindahan dari satu kelas sosial ke kelas sosial lainya. menurut Michael  .Bassis, Mobilitas Sosisal adalah perpindahan keatas atau kebawah lingkungan sosioekonomi yang mengubah status sosial seseorang dalam masyarakat. B.Bentuk Mobilitas Sosisal: 1. Monilitas sosial Horizontal (perpindahan atau peralihan individu atau kelompok sosial yang sederajat. 2. Mobilitas Sosial Vertikal (perpindahan atau peralihan individu atau kelompok sosial yang tidak sederajat. ada mobilitas sosial  vertikal ke atas dan mobilitas ssosial vertikal kebawah. C. Faktor pendorong mobilitas Sosial 1. status sosial 2. Keadaan Ekonomi  3. Perumbuhan Penduduk 4.  Situasi Politik D.Faktor penghambat Mobilitas Sosial 1. Diskriminasi Ras dan Agama 2. Diskriminasi Kelas 3. Pengaruh Sosialisasi Kelas Sosial 4. Kemiskinan 5. Perbedaan Jenis Kela

Bab 1 Interaksi Antar ruang Negara - Negara ASEAN

Gambar
                                                                                                                                                                                   a. Kondisi Geografis Negara-Negara ASEAN 1. Sejarah ASEAN Kawasan Asia Tenggara memiliki kemiripan latar belakang sejarah yang sama-sama negaranya pernah dijajah kecuali Thailand. oleh karena itu dibentuklah suatu Organisasi Kerjasama Regional Negara-Negara Asia Tenggara disebut ASEAN (Association of Southeast Asian Nations). ASEAN dibentuk berdasarkan Deklarasi Bangkok Pada tanggal 8 Agustus 1967. b.Tujuan ASEAN 5 Tujuan ASEAN Terdapat pada ASEAN Charter (Piagam Asean): 1. Memelihara dan Meningkatkan perdamaian,keamanan dan stabilitas. 2. Meningkatkan ketahanan kawasan dengan memajukan kerjasama politik, keamanan, ekonomi, dan sosial budaya. 3. Mengurangi Kemiskinan dan mempersempit kesenjangan pembangunan di ASEAN melalui bantuan dan kerjasam timbal balik. 4. Mengembangkan sumber daya manusia memlalui kerjas